Lembaga Pendidikan Islam Terpadu
Mulanya lokasi ponpes Nurul Huda Al-Azizah Cahyaning Ati merupakan tempat berdirinya musholla yang berdiri sejak tahun 1968. Karena kapasitas dan fasilitas yang tidak mencukupi lagi bagi jamaat, maka bangunan musholla direnovasi dan diperluas kembali, serta didirikan juga Ponpes Nurul huda Al-Azizah Cahyaning Ati sebagai lembaga pendidikan agama. Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Azizah Cahyaning Ati selesai pembangunannya dan diresmikan oleh calon gubernur Jawa Timur saat itu, yaitu Khofifah Indar Parawansa pada tanggal 17 September 2024.
Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Azizah Cahyaning Ati menerapkan sistem pendidikan dengan pola-pola seperti mengaji Al Qur’an dengan sistem sorogan dan hafalan, juga mengaji kitab kuning dengan sistem bandongan, sorogan serta muhafadloh. Semua sistem diatas adalah model yang tetap dilestarikan hingga saat ini mengingat pola-pola tersebut masih sangat relevan dan dibutuhkan untuk tetap menjaga mutu dan kualitas santri Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Azizah Cahyaning Ati, dan dengan demikian pula Pondok Pesantren dapat menjaga serta melestrikan diantara beberapa nilai-nilai akar budaya bangsa yang berbasis pada nilai Pondok Pesantren dengan ciri khas salafiyah dan tidak menutup pola-pala baru yang lebih baik.